Tuesday, August 12, 2008

14 sektor industri kreatif


adalah industri yang bermuara pada intelektualitas, ide dan gagasannya yang orisinal lantas merealisasikannya berdasarkan pemikiran serta rasa dari lubuk hati yang paling dalam sebagai seorang insan kreatif yang ingin memajukan industri di tanah airnya.

14 sektor industri kreatif:
  1. perIkLaNan
  2. fiLm/vIdeO & fOtoGRafi
  3. muSik
  4. arsiTeKtur
  5. paSar seNi & bAranG aNtIk
  6. kErajiNan
  7. deSaiN
  8. desSiN faShIoN
  9. perMainan interaktif
  10. seNi perTunjUkan
  11. peNerBitaN & perCeTakAn
  12. LayaNan komPuter dan pEraNti lUNak
  13. teLeviSi & rADio
  14. rIseT & penGemBanGan

sumber : buklet Indonesia kreatif - Indonesia kompetitif

Monday, August 11, 2008

lurik


lurik adalah salah satu kain tenun yang sederhana dalam corak dan pembuatannya, namun sarat akan makna
pesanpesan budayanya.

pada tenun lurik khususnya di daerah Solo dan Yogya dikenal corak "lajuran" (garisgaris), "cacahan"
(kotakotak) atau "polosan" kain lurik yang polos hanya dengan aneka permainan warna.

pada masa lalu, lurik dibuat hampir di setiap daerah di seluruh pulau Jawa (baik pesisir/pedalaman).
tiap daerah memiliki ciri khas masingmasing baik dalam corak maupun warnawarna dan namanya.

dibuat dari alat tenun yang dikenal dengan nama alat tenun gendong. disebut demikian karna ada bagian
alat tenun yang disebut "epor" diletakkan di belakang pinggang pada saat menenun. jadi seolaholah si
penenun seperti sedang menggendong sewaktu menenun.
sayangnya saat ini alat tenun ini tradisional ini sudah mulai punah sejalan dengan kemajuan jaman.

lurik sesungguhnya sudah ada sejak jaman Mojopahit dan merupakan salah satu citra tradisional Jawa yang
sudah sangat meng
akar dan yang tidak tenggelam ditelan kemajuan jaman.

walaupun sudah berkembang dengan corak dan warnawarna kontemporer, kain tenun dengan corak
tradisional
dengan perngerjaan yang tradisional masih dicari orang.
oleh karena itu, yang masih dibuat umumnya adalah corakcorak yang berkaitan dengan upacara adat.
contoh: lurik yang digunakan untu kelengkapan seragam abdi dalem dan prajurit dari kesultanan Yogyakarta.
hal ini yang menyebabkan lurik tradisional ini masih dicari orang untuk dimiliki.


pada Sept'06, seorang pencinta budaya -Lilies Sutantao- malah mengkolaborasikan budaya Indonesia-Jepang dengan menggunakan lurik sebagai bahan dasar pembuatan busana tradisional Jepang. jadilah "jimbe" (baju musim panas lakilaki di Jepang) dan Rung-Rung Kimono (baju santai wanita desain orijinal Mr Kenji Yamada-desainer Jepang).
produksi jimbe dan rungrung dikerjakan oleh perajin di Yogyakarta.

sumber :
majalah kriya edisi edisi 11-2008 dan edisi 07-2007


terinspirasi warna dan corak lurik ini, jadilah aksesori kalung berikut gelang ini :)

hanya menggunakan 2 warna untuk mewakili...

pada kalung, luriknya dibagi menjadi 2, satu disisi kiri, satu disisi kanan.
panjang mainan kalung dibuat berbeda dan terbentuk dari rangkain kristal swarovski yang disusun pun berbeda untuk sisi kiri dan sisi kanan.

untuk gelang, merupakan rangkaian kristal swarovski kombinasi 2 bentuk kristal (lancip dan bulat) dalam ukuran yang sama.

aku menamakan mereka masingmasing: kalung lurik dan gelang lurik.

Wednesday, August 06, 2008

Kolase

bagian dari SeNi
kolase (collage) adalah sebuah cabang dari seni rupa yang meliputi kegiatan menempel potongan potongan kertas atau material lain untuk membentuk sebuah desain/rancangan tertentu.
–kamus modern Art, A Collins – Larousse Concise Encyclopedia

semua kegiatan ‘perakitan’ beraneka bahan menjadi sebuah karya seni. misal, merakit dan merekatkan kertas, kayu, metal, barangbarang bekas, bahkan sampah.

kOLASe vs seNI RUpa lainnya
seni kolase berlawanan sifatnya dengan seni lukis, pahat atau cetak dimana karya yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan bentuk asal material yang dipakai.
pada seni lukis, misalnya, dari kanvas putih menjadi lukisan yang be
rwarnawarni.

dalam seni kolase bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat. jadi kalau menggunakan kerangkerangan atau potonganpotongan foto, material tersebut harus masih dapat dikenali bentuk aslinya walau sudah dirakit menjadi satu kesatuan.

diGemari SENIman besar
dalam sejarahnya, seni kolase berkembang pesat di Venice, Italia, kirakira pada abad 17. selanjutnya seni ini kian berkembang di Perancis, Inggris, Jerman dan kotakota lain di Eropa.

kolase menjadi media yang digemari kalangan seniman karna unik dan menuntut kreativitas tinggi. pelukis Pablo Picasso, Georges Braque dan Max Ernst terkenal dengan karya lukis memakai teknik kolase kertas, kain dan berbagai objek lainnya.

Henri Mattise adalah salah satu seniman yang beralih kepada seni kolase ketika jarijari tangannya terserang arthritis sehingga tak mampu melukis lagi.

Mattise memotongmotong kertas warna dalam ukuran besar dengan berbagai bentuk sehingga tercipta murak kertas yang indah.

kOLASe dan AnakAnaK
istilah kolase diperkenalkan kepada anakanak sekolah melalui aktivitas menghias kendi, hiasan dinding dengan bijibijian atau potongan perca.

kolase memiliki unsur pendidikan yang komplet bagi anak, a.l.:

ü bermain dan berkreasi
ü belajar mengenal bentukbentuk geometris dan warna
ü melatih kemampuan motorik halus

efek bagus lainnya:

ü membantu kemampuan berbahasa: anak bisa menjelaskan makna dibalik hasil karyanya kepada guruguru/ayahibu.
ü melatih kepekaan estetis dan berempati pada barangbarang yang sudah tidak dipakai lagi.

mendukung dAuR uLaNg
anakanak dapat berimajinasi tentang bentuk dan material yang akan digunakan. bahanbahan yang berasal dari bahanbahan bekas atau sampah (yang sudah dibersihkan) di rumah juga dapat digunakan.

pemanfaatan barangbarang yang sudah tidak terpakai (sampah) ini mendukung gerakan daur-ulang. kertaskertas bekas, plastik, dedaunan, apabila diaplikasikan ke medium datar maupun tiga dimensi dapat menghasilkan karya seni yang unik dan menarik.

Sumber:
http://www.e-dukasi.net
http://www.susankatzstudios.com
http://www.rickbegneaud.net

http://www.artichokeyinkpress.com